OverseasScholarship: July 2016

Your Ad Here
a:link { color:#36a; text-decoration:none; } a:visited { color:#764; text-decoration:none; } a:hover { color:#933; text-decoration:underline; } a img { border-width:0; } /* Page Structure ----------------------------------------------- */ #wrap { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/sky.jpg") repeat-x left top; min-width:740px; margin:0; padding:0; text-align:left; } #wrap2 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/lighthouse.jpg") no-repeat left top; } #wrap3 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/cloud.jpg") no-repeat 100% 75px; } #wrap4 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/center_cloud.jpg") no-repeat 50% 0; padding:15px; width:100%; width/* */:/**/auto; width: /**/auto; } @media all { #content { max-width:890px; padding:0 30px 50px; width:100%; width/* */:/**/auto; width: /**/auto; } html>body #content { border:3px double #fff; } #main { width:64%; float:right; } #main2 { margin:0; padding:0; } #sidebar { width:32%; float:left; } #sidebar2 { margin:0; padding:170px 0 20px; } } @media handheld { #content { width:90%; } #main { width:100%; float:none; } #sidebar { width:100%; float:none; } } /* Header ----------------------------------------------- */ @media all { #header { padding:15px 0 10px 110px; } } @media handheld { #header { width:100%; padding:15px 0 10px 0; } } #blog-title { margin:0 0 .25em; font-size:270%; font-weight:normal; color:#678; } #blog-title a { color:#678; text-decoration:none; } #description { margin:0; max-width:700px; font-size:75%; line-height:1.8em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#789; } /* Headings ----------------------------------------------- */ h2 { margin:1.5em 0 .75em; font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#933; } /* Posts ----------------------------------------------- */ .date-header { margin:2em 0 .5em; } .post { margin:.5em 0 1.5em; line-height:1.6em; } .post-title { margin:.25em 0 0; padding:0 0 4px; font-size:140%; font-weight:normal; line-height:1.4em; } .post-title a, .post-title strong { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/icon_lighthouse.gif") no-repeat 0 .15em; display:block; padding-left:20px; text-decoration:none; color:#368; font-weight:normal; } .post-title strong { background-image:url("http://www.blogblog.com/harbor/icon_lighthouse2.gif"); color:#000; } .post-title a:hover { color:#933; } .post-body { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; padding-top:12px; } .post p { margin:0 0 .75em; } p.post-footer { color:#999; } .post-footer em, .comment-link { font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } .post-footer em { font-style:normal; color:#666; margin-right:.4em; } .comment-link strong { font-size:130%; } .comment-link { margin-left:.4em; } .post img { padding:4px; border:1px solid #cde; } /* Comments ----------------------------------------------- */ #comments { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; padding:15px 0 0; } #comments h4 { margin:1em 0; font:bold 78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#933; } #comments h4 strong { font-size:130%; } #comments-block { margin:1em 0 1.5em; line-height:1.4em; } #comments-block dt { margin:.5em 0; } #comments-block dd { margin:.25em 20px 0; } #comments-block dd.comment-timestamp { margin:-.25em 20px 1.5em; font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } #comments-block dd p { margin:0 0 .75em; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } /* Sidebar Content ----------------------------------------------- */ #sidebar ul { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center bottom; margin:0 0 15px; padding:0 0 15px; list-style:none; } #sidebar li { margin:0; padding:0 0 .25em 15px; text-indent:-15px; line-height:1.5em; } #sidebar p { color:#666; line-height:1.5em; } /* Profile ----------------------------------------------- */ #profile-container { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center bottom; margin:0 0 2em; padding:0 0 15px; } .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-img { display:inline; } .profile-img img { float:left; padding:4px; border:1px solid #cde; margin:0 8px 3px 0; } .profile-data { margin:0; font:bold 78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } .profile-data strong { display:none; } .profile-textblock { margin:0 0 .5em; } .profile-link { font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer { clear:both; padding:15px 30px 0 50px; } #footer hr { display:none; } #footer p { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; margin:0; padding-top:15px; font:78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; }

Monday, July 25, 2016

Tujuan Hidup Seorang Gadis Kecil

Tujuan Hidup Seorang Gadis Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang gadis kecil tinggal di suatu kota di Negara Indonesia. Dia mempunyai satu orang kakak perempuan dan kedua orang tua. Sekarang, gadis kecil itu menginjak kelas XII di SMA favorit di kotanya.

Suatu hari yang berbahagia, gadis kecil itu sedang memperhatikan seorang guru yang sedang menerangkan sesuatu di depan kelas. Setelah menerangkan sesuatu, guru itu bertanya kepada setiap murid tentang suatu hal termasuk pada gadis kecil itu.

“Fatimah, apa cita-citamu kelak?” Tanya Pak Guru.
“Saya tidak mempunyai cita-cita yang pasti seperti teman yang lainnya, Pak. Seperti dokter, insinyur, arsitektur, dan lain-lain. Tetapi saya memiliki tujuan hidup yang semaksimal mungkin harus saya lakukan. Tujuan itu adalah saya hidup hanya untuk ibadah kepada Allah, menjadi khalifah fil ard, dan kehidupan saya di dunia ini harus berguna untuk manusia. Itulah tujuan hidup saya. Apa pun profesi yang saya geluti nanti, saya akan menjalankannya dengan baik, yang penting profesi itu sesuai dengan kemampuan dan kecocoka
... baca selengkapnya di Tujuan Hidup Seorang Gadis Kecil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Creative Destruction

Creative Destruction Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

William R. Patterson, penulis bestseller berjudul The Baron Son, mengatakan, “Knowledge opens the door to many opportunities – pengetahuan membuka pintu ke berbagai kesempatan.” Saya jadi bertanya-tanya, adakah penanda utama abad ini yang perlu kita ketahui agar kita bisa menghadapinya dengan sebaik-baiknya?

Memikirkan hal ini saya ingat buku suntingan Rowan Gibson. Judulnya Rethinking The Future. Buku itu terbit setahun sebelum tutup abad yang lalu, jadi sudah berumur satu dasawarsa, tetapi banyak hal yang masih amat relevan.

Dalam buku itu disajikan beberapa tema yang amat inspiratif bagi kita sebagai individu, maupun sebagai representasi dari suatu lembaga, entah bisnis, kemasyarakatan, maupun pemerintahan. Di situ ada tokoh seperti Charles Handy dan Stephen Covey yang memikirkan kembali mengenai prinsip-prinsip dasar kita. Ada pula Michael Porter, CK Prahalad, Gary Hamel yang memikirkan ulang mengenai kompetisi. Ada Michael Hammer, Eli Goldblatt dan Peter Senge yang memikirkan kembali mengenai kemampuan kontrol kita di tengah kompleksitas. Ada mahaguru kepemimpinan Warren Bennis dan John Kotter yang berpikir ulang mengenai kepemimpinan. Selanjutnya ada Al Ries, Jack Trout, dan Philip Kotler yang memikirkan ulang mengenai pasar. Dan tak ketinggalan pentolan futurolog John Naisbitt, Lester Thurow, serta Kevin Kelly yang bicara me
... baca selengkapnya di Creative Destruction Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Monday, July 18, 2016

Kepemimpinan Horizontal

Kepemimpinan Horizontal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Dwiatmo Kartiko

Pada pertengahan Mei 2009, baru-baru ini, saya mendapat e-mail dari Romo AK (singkatan nama), seorang Pastor yang bertugas di NTT, yang isinya mohon dikirimi draft pelatihan kepemimpinan. Beliau sedang menyiapkan pelatihan kepemimpinan untuk masyarakat di daerahnya. Setelah saya kirimkan jadwal pelatihan beserta pokok-pokok materi dan metode pelatihannya, beliau menyempatkan diri menelpon saya. Berikut ini pembicaraan kami dalam telepon.

Romo AK (AK): “Selamat siang pak Dwi, ini Pastor AK. Terima kasih atas kiriman e-mailnya tentang pelatihan kepemimpinan.”.

Saya (SY): “Selamat siang Romo. Terima kasih sama-sama. Sebenarnya saya tidak tahu, model kepemimpinan seperti apa yang akan dilatihkan oleh Romo. Yang saya kirimkan itu hanya draft, silakan dimodifikasi sendiri yang disesuaikan dengan kondisi audiennya.”

AK: “Ya benar, seperti yang dikirimkan itu, Kepemimpinan Horizontal.”

SY: “Saya ulangi lagi, yang saya kirimkan itu hanya draft, bisa dimodifikasi. Point yang paling penting dalam kepemimpinan horizontal at least ada dua hal, yaitu mentransformasi diri menjadi pribadi yang tangguh dan menjadi agen empowerment kepada orang-orang disekit
... baca selengkapnya di Kepemimpinan Horizontal Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sunday, July 17, 2016

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sini, di tempat inilah aku terjatuh bersimbah darah, serpihan-serpihan besi alumunium tertancap hampir di seluruh tubuhku, biji-biji peluru belanda kian melengkapi sakaratulku waktu itu, terasa ngilu dan sedikit pegal di punggungku. Sempat bertanya, entah apa yang ku perjuangkan, diri sendiri, keluarga, atau mungkin negeri yang semerawut ini? Genggaman erat bambu runcingpun tak terasa terlepas perlahan, mataku sayup terkantuk menyambut tidur yang ku pastikan akan nyenyak. Teriringi bayang-bayang penyemangat dari seorang sosok pelopor anti penjajah. Seruan kerasnya membuatku tersenyum sesaat sebelum aku…
“Dengarlah aku wahai rakyatku, kita sebagai orang Indonesia harus menjaga harga diri negeri ini, jangan sampai mereka mengambil semuanya dari kita!”
Dengan gagahnya ia menyerukan perlawanan dari penjajahan orang-orang asing itu.
“Kalian jangan diam saja, ayo kita lawan dan kibarkan merah putih di penyangga tertinggi. MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA…!”
Semua orang kian berseru ‘MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA!’.
Semangatku berkobar, kekuatan juangku dibangkitkannya, tak ada lagi rasa takut, yang ada hanyalah kata ‘Berjuang dan melawan’.
Tiba-ti
... baca selengkapnya di Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Friday, July 15, 2016

BEST

BEST Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bes ebes ebes! Semuanya serba the best, never settle for less, always do the best, until better get the best. Itulah ciri utama orang-orang sukses yang paling hebat, menurut kawan saya yang X-O-P (extra-ordinary-person). Orang sukses amat sangat yakin bahwa mereka adalah yang terbaik dalam bidang yang mereka kerjakan; baik dalam arti potensial (akan menjadi) maupun aktual (sudah jadi). Ini sesuatu yang tidak bisa ditawar. Lihat saja Hermawan Kartajaya sang pakar pemasaran Indonesia yang berkiprah di kancah dunia, Ary Ginanjar Agustian sang pakar ESQ yang merambah pasar ASEAN, Andrie Wongso sang Motivator Nomor 1 Indonesia, Jansen Sinamo yang menabalkan eksistensinya sebagai Guru Etos Indonesia, dan sebagainya. Semuanya yakin bahwa mereka yang terbaik di bidangnya. Kalau ada yang kurang setuju boleh saja. Tapi perasaan itu subjektif, tak bisa didikte dan diatur pihak lain. Setuju atau tidak setuju silahkan saja, toh tak ada pengaruhnya sama sekali.

Jadi, best yang pertama adalah Feel I am the best. Orang yang mau sukses harus bisa merasa bahwa dirinya adalah yang terbaik. Sikap gede rasa ini perlu dan bahkan amat vital. Namu
... baca selengkapnya di BEST Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Saturday, July 02, 2016

Bodoh

Bodoh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebuah cerita menelusup masuk ke BBM (Blackberry Mesenger) saya. Cerita lama yang berulang kali saya peroleh dari sejumlah kawan. Namun, ini kali ingin saya olah menjadi tulisan.

Disebutkan, seorang pria Tionghoa pergi ke suatu bank di New York City dan berniat untuk meminjam uang sebesar US$ 5.000. Uang itu akan digunakan untuk perjalanan bisnis ke China selama dua minggu.

Bankir yang melayani pria tersebut mengatakan bahwa bank membutuhkan suatu jaminan untuk pinjaman tersebut. Pria Tionghoa itu setuju. Ia menawarkan mobil Ferrari baru yang diparkir di depan bank sebagai jaminan atas pinjamannya.

Bankir setuju menggunakannya sebagai jaminan. Setelah pria Tionghoa tersebut pergi, sang bankir dan pegawai-pegawai bank tersebut menertawainya. Mereka menganggap pria Tionghoa itu bodoh. Siapa yang tidak bodoh, jika menggunakan mobil Ferrari baru seharga US$ 250.000 sebagai jaminan terhadap pinjaman sebesar US$ 5.000 saja.

Seorang petugas kemudian memarkir mobil Ferrari tersebut ke dalam underground garage milik bank tersebut. Dua minggu kemudian, pria Tionghoa tersebut kembali. Segera ia membayar utang sebesar US$ 5.000 ditambah bunganya sebesar US$ 15.41.

Pegawai bank berkata, “Tuan, kami sangat senang bisa berbisnis dengan anda, dan transaksi ini berjalan dengan lancar. Tetapi terus terang saja, kami sedikit bingung. Ketika Anda pergi, kami mengecek informasi tentang Anda dan m
... baca selengkapnya di Bodoh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu