OverseasScholarship: November 2014

Your Ad Here
a:link { color:#36a; text-decoration:none; } a:visited { color:#764; text-decoration:none; } a:hover { color:#933; text-decoration:underline; } a img { border-width:0; } /* Page Structure ----------------------------------------------- */ #wrap { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/sky.jpg") repeat-x left top; min-width:740px; margin:0; padding:0; text-align:left; } #wrap2 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/lighthouse.jpg") no-repeat left top; } #wrap3 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/cloud.jpg") no-repeat 100% 75px; } #wrap4 { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/center_cloud.jpg") no-repeat 50% 0; padding:15px; width:100%; width/* */:/**/auto; width: /**/auto; } @media all { #content { max-width:890px; padding:0 30px 50px; width:100%; width/* */:/**/auto; width: /**/auto; } html>body #content { border:3px double #fff; } #main { width:64%; float:right; } #main2 { margin:0; padding:0; } #sidebar { width:32%; float:left; } #sidebar2 { margin:0; padding:170px 0 20px; } } @media handheld { #content { width:90%; } #main { width:100%; float:none; } #sidebar { width:100%; float:none; } } /* Header ----------------------------------------------- */ @media all { #header { padding:15px 0 10px 110px; } } @media handheld { #header { width:100%; padding:15px 0 10px 0; } } #blog-title { margin:0 0 .25em; font-size:270%; font-weight:normal; color:#678; } #blog-title a { color:#678; text-decoration:none; } #description { margin:0; max-width:700px; font-size:75%; line-height:1.8em; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#789; } /* Headings ----------------------------------------------- */ h2 { margin:1.5em 0 .75em; font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#933; } /* Posts ----------------------------------------------- */ .date-header { margin:2em 0 .5em; } .post { margin:.5em 0 1.5em; line-height:1.6em; } .post-title { margin:.25em 0 0; padding:0 0 4px; font-size:140%; font-weight:normal; line-height:1.4em; } .post-title a, .post-title strong { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/icon_lighthouse.gif") no-repeat 0 .15em; display:block; padding-left:20px; text-decoration:none; color:#368; font-weight:normal; } .post-title strong { background-image:url("http://www.blogblog.com/harbor/icon_lighthouse2.gif"); color:#000; } .post-title a:hover { color:#933; } .post-body { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; padding-top:12px; } .post p { margin:0 0 .75em; } p.post-footer { color:#999; } .post-footer em, .comment-link { font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } .post-footer em { font-style:normal; color:#666; margin-right:.4em; } .comment-link strong { font-size:130%; } .comment-link { margin-left:.4em; } .post img { padding:4px; border:1px solid #cde; } /* Comments ----------------------------------------------- */ #comments { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; padding:15px 0 0; } #comments h4 { margin:1em 0; font:bold 78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.2em; color:#933; } #comments h4 strong { font-size:130%; } #comments-block { margin:1em 0 1.5em; line-height:1.4em; } #comments-block dt { margin:.5em 0; } #comments-block dd { margin:.25em 20px 0; } #comments-block dd.comment-timestamp { margin:-.25em 20px 1.5em; font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } #comments-block dd p { margin:0 0 .75em; } .deleted-comment { font-style:italic; color:gray; } /* Sidebar Content ----------------------------------------------- */ #sidebar ul { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center bottom; margin:0 0 15px; padding:0 0 15px; list-style:none; } #sidebar li { margin:0; padding:0 0 .25em 15px; text-indent:-15px; line-height:1.5em; } #sidebar p { color:#666; line-height:1.5em; } /* Profile ----------------------------------------------- */ #profile-container { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center bottom; margin:0 0 2em; padding:0 0 15px; } .profile-datablock { margin:.5em 0 .5em; } .profile-img { display:inline; } .profile-img img { float:left; padding:4px; border:1px solid #cde; margin:0 8px 3px 0; } .profile-data { margin:0; font:bold 78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } .profile-data strong { display:none; } .profile-textblock { margin:0 0 .5em; } .profile-link { font:78%/1.4em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; } /* Footer ----------------------------------------------- */ #footer { clear:both; padding:15px 30px 0 50px; } #footer hr { display:none; } #footer p { background:url("http://www.blogblog.com/harbor/divider.gif") no-repeat center top; margin:0; padding-top:15px; font:78%/1.6em Georgia,Serif; text-transform:uppercase; letter-spacing:.1em; }

Sunday, November 30, 2014

Guci Cantik

Guci Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pada suatu hari sepasang suami istri yang baru menikah, berbulan madu di Cina. Saat berjalan-jalan di sebuah galeri seni, mereka menemukan sebuah guci yang indah sekali. Mereka melihat harga yang tercantum di label guci itu, tertulis angka 40.000 USD !

?Sangat mahal? kata si istri.

?Ya, tentu !? tiba-tiba pelayan galeri itu berkata, ?Guci ini dibuat sekitar 400 tahun lalu, sangat klasik, tetapi tetap indah dan utuh, karena ia dibuat oleh seorang maestro seni yang luar biasa, pembuatnya adalah seniman sejati, guci yang dibuatnya selalu berkualitas tinggi dan bernilai seni tinggi, sekalipun sudah berusia ratusan tahun.

?Tak disangka, guci itu tiba-tiba berkata.

?Tak tahukah kalian bahwa aku sebenarnya hanya seonggok tanah liat bau yang tak berguna??

Orang-orang itu hanya melongo,

?Saat itu tuanku menemukan aku, memukul-mukulkan aku pada sebuah papan, hingga pasir dan kerikil dalam tubuhku keluar semua.. sakit sekali rasanya?

Sang guci melanjutkan ceritanya.

?Tidak hanya itu, selanjutnya ia menar
... baca selengkapnya di Guci Cantik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saturday, November 29, 2014

Masih Maukah Kita Berbuat Buruk?

Masih Maukah Kita Berbuat Buruk? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Radinal Mukhtar “ Kebaikan tidaklah akan dibalas dengan keburukan, Sebagaimana petani yang tidak akan menuai hasil dari tanaman yang tidak ditanamnya (Abu Al-‘Atahiyah)” Ketika saya sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, salah seorang Ustadz pernah bercerita mengenai kisah hidup seorang pengusaha tekstil terkenal di dataran Saudi Arabia. Kisah tersebut sampai saat ini telah di abadikan di dalam buku “Qiro’atul Wafiah” karya Abdul Fattah Sibry dan Ali Umar.

Dikisahkan bahwa terdapatlah seorang anak kecil yang berjalan di tengah pasar untuk sekedar mendapatkan pekerjaan yang memberinya upah makan. Maka ketika ia melihat seseorang lewat di depannya, ia akan selalu bertanya tentang apakah ada pekerjaan yang bisa ia lakukan untuk mendapatkan upah. Begitu seterusnya.

Namun. Di lain pihak, para pejalan kaki menyangka bahwa ia hanyalah seorang anak kecil yang mengemis. Tanpa menjawab pertanyaan yang dilontarkan sang anak tersebut, para pejalan kaki melempari uang receh kepadanya. Maka sang anak hanya bisa berdoa untuk kebaikan para pejalan kaki tersebut.

Suatu hari, seorang saudagar kaya lewat dan tanpa ia sadari dompetnya terjatuh dari kantongnya, tepat di depan sang anak. Sang anak, yang telah di ‘cap’ oleh masyarakat sebagai seorang pengemis langsung mengambil dompet tersebut. Dengan setengah berlari, sang anak mengejar saudagar kaya tersebut.


... baca selengkapnya di Masih Maukah Kita Berbuat Buruk? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Tuesday, November 25, 2014

Masih Maukah Kita Berbuat Buruk?

Masih Maukah Kita Berbuat Buruk? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Radinal Mukhtar “ Kebaikan tidaklah akan dibalas dengan keburukan, Sebagaimana petani yang tidak akan menuai hasil dari tanaman yang tidak ditanamnya (Abu Al-‘Atahiyah)” Ketika saya sedang menempuh pendidikan di pondok pesantren Ar-Raudhatul Hasanah, Medan, salah seorang Ustadz pernah bercerita mengenai kisah hidup seorang pengusaha tekstil terkenal di dataran Saudi Arabia. Kisah tersebut sampai saat ini telah di abadikan di dalam buku “Qiro’atul Wafiah” karya Abdul Fattah Sibry dan Ali Umar.

Dikisahkan bahwa terdapatlah seorang anak kecil yang berjalan di tengah pasar untuk sekedar mendapatkan pekerjaan yang memberinya upah makan. Maka ketika ia melihat seseorang lewat di depannya, ia akan selalu bertanya tentang apakah ada pekerjaan yang bisa ia lakukan untuk mendapatkan upah. Begitu seterusnya.

Namun. Di lain pihak, para pejalan kaki menyangka bahwa ia hanyalah seorang anak kecil yang mengemis. Tanpa menjawab pertanyaan yang dilontarkan sang anak tersebut, para pejalan kaki melempari uang receh kepadanya. Maka sang anak hanya bisa berdoa untuk kebaikan para pejalan kaki tersebut.

Suatu hari, seorang saudagar kaya lewat dan tanpa ia sadari dompetnya ter
... baca selengkapnya di Masih Maukah Kita Berbuat Buruk? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Thursday, November 20, 2014

Sukses

Tuesday, November 18, 2014

MENGINTIP PROGRAM AWAL SPP

Sunday, November 16, 2014

Rahasia Dalam Memikat Pembaca

Saturday, November 15, 2014

Orgasmic Writing

Orgasmic Writing - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Menulis bagi saya adalah sebuah pengalaman yang luar biasa dan sulit didefinisikan dengan kata-kata. Proses menulis, dalam banyak kasus, membawa saya ke dalam percumbuan dengan kekekalan. Artinya, menulis membuat saya melayang dan terbang dari kefanaan, lalu bercengkerama dengan alam ide, dunia maya, alam batin yang non-fisik, dimana ruang dan waktu tak berfungsi sebagaimana di alam nyata (fisik).

Saat asyik menulis, saya bisa tak mendengar suara-suara yang berkeliaran di sekitar. Saya seolah-olah pindah ke alam lain, ke tempat lain, dimana ide-ide saling berkelindan. Sebutir ide mengejar dan mencumbui ide lainnya. Kemudian lahirlah anak-anak ide, yang tak ada sebelumnya.

Waktu juga terasa berhenti. Saya pernah menulis sebuah tulisan sejak pukul 7 malam hingga pukul 7 pagi. Nonstop. Tanpa berdiri sejenak pun. Tanpa makan dan minum. Selama 12 jam itu saya seolah-olah lepas dari ikatan waktu. Saya tersadar karena pintu kamar saya diketuk, lalu melihat jam tangan dan langsung terperanjat sendiri.

Bila sebuah konsep tuntas saya tuliskan, maka ada kelegaan yang besar. Ada kepu
... baca selengkapnya di Orgasmic Writing - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sunday, November 09, 2014

Kiat Menang Debat

Kiat Menang Debat - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda sering ketemu atau dipojokkan dengan data yang memporakporandakan pandangan Anda? Jangan mudah menyerah bertekuk lutut di bawah argumentasi. Ada dua hal yang sekurang-kurangnya bisa Anda lakukan: menggangsir fondasinya dari bawah, atau memenggalnya dari atas.

Ketika masih menjadi pecandu rokok, saya beralih dari Gudang Garam Merah ke beberapa rokok sampai akhirnya puas menemukan rokok yang benar-benar menjadi kesukaan saya: Ji Sam Soe Premium yang merupakan sortiran kelas wahid dan setiap batangnya dikemas dengan tabung plastik transparan [kini saya tak lihat lagi versi itu dan diganti dengan kemasan kertas grenjeng setiap batangnya]. Pada saat itu, berkali-kali orang menasihati saya untuk berhenti merokok. Mereka berusaha meyakinkan saya antara lain dengan menyebutkan hasil penelitian bahwa setiap batang rokok meningkatkan kemungkinan kena kanker paru-paru dan mengurangi hidup kita 5 menit.

Ada dua alasan kenapa argumentasi seperti itu saya abaikan. Pertama alasan emosional. Bagi saya, dan mungkin bagi banyak orang, argumentasi itu tak punya sentuhan emosi. Kita biasanya baru tersentuh secara emosional dan kemudian mau berubah untuk meninggalkan rokok ketika memang sudah terkena asma atau kanker paru-paru, atau merasakan derita orang yang kita cintai kena kanker ganas itu. Inilah keajaiban manusia: sering kali sesuatu belum akan disikapi dengan semestinya ketika akibat buruk dari sesuatu itu belum begitu dekat di depan hidung, atau mengenainya.

Alasan kedua adalah alasan rasional. Pendeknya: untuk saya yang pecandu rokok, mudah sekali menemukan bahwa secara rasional pun argumentasi itu tidak meyakinkan, atau memang saya buat tidak meyakinkan [karena
... baca selengkapnya di Kiat Menang Debat - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Friday, November 07, 2014

Belajarlah untuk Selamanya

Wednesday, November 05, 2014

Gubuk

Monday, November 03, 2014

BANTAL

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - BANTALOh, betapa nikmatnya,.bahwa aku masih memiliki sebuah bantal yang bisa membantu serta menemaniku untuk menciptakan mimpi di malam hari! Setiap malam tiba, aku mengebas bantalku, menempatkannya dalam posisi yang enak buat menyanggah kepalaku untuk beristirahat, untuk berziarah menjelajahi segala kemungkinan di dunia mimpi. Di siang hari, mungkin aku harus berhadapan dengan sejuta kekecewaan, sejuta kegagalan. Mungkin aku harus berhadapan dengan pengalaman yang membuatku seakan tak mampu berdiri dan bergerak maju. Mungkin aku harus berhadapan dengan orang yang memandangku dengan sorotan mata dingin. Mungkin karena salah paham, saya harus menerima penilaian yang tidak adil menurut pertimbanganku. Mungkin sepanjang hari aku diselimuti oleh sejuta kesibukan yang aku sendiri tak tahu mengapa dan untuk apa aku begitu sibuk, hingga seluruh badanku penat menanti liang lahat. Mungkin aku ditinggal sendiri ketika sebuah beban berat datang menindih. Namun, .. Puji Tuhan!!! Sekurang-kurangnya aku masih memiliki sebuah bantal untuk dipeluk. Bantalku.... Ia menyimpan semua rahasia mimpiku untuk dunia masa datang. Ia secara tabah dan setia mendampingiku saat kemelut bathin datang mencekam. Ia rela menampung semua butir air mataku yang pernah bergulir jatuh. Ia seakan tangan Veronika yang penuh kasih, mengeringkan air mata yang masih tersisa di pipiku. Ia begitu tenang tanpa kata, ia setia menerimaku apa adaku untuk secara tenang dan nyaman memberikan seluruh diri untuk beristirahat di mal....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sunday, November 02, 2014

Wiro Sableng #169 : Bulan Sabit Di Bukit Patah

Wiro Sableng #169 : Bulan Sabit Di Bukit Patah - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : KUPU-KUPU GIOK NGARAI SIANOK

GOA itu terletak di lereng timur Bukit Siangok. Bagian dalamnya berlapis batu-batu pualam. Bebatuan ini selain memancarkan cahaya terang juga mengeluarkan hawa sejuk di waktu siang dan menebar udara hangat di malam hari. Siapa saja, bahkan lebih dari satu orang bisa tinggal di goa itu untuk jangka waktu lama karena tak berapa jauh dari goa terdapat sebuah perigi dangkal berair jernih. Di lereng di atas goa ada satu hutan kecil ditumbuhi berbagai pohon buah yang bisa dimakan. Selain itu Juga banyak berkeliaran ayam hutan yang tidak terlalu sulit ditangkap untuk dijadikan santapan.

Untuk mencapai goa yang terletak di bagian bukit terpencil ini jalan yang harus ditempuh cukup sulit. Penduduk beberapa dusun di sekitar kaki Bukit Siangok jangankan naik ke bukit, mendekat di sekitar kaki bukit saja tak ada yang berani. Konon di kawasan bukit banyak berkeliaran harimau besar. Terkadang binatang ini tidak muncul sendirian, ada kalanya berombongan atau anak beranak. Ada yang mempercayai kalau binatang-binatang buas itu merupakan peliharaan orang sakti. Namun siapa orangnya dan di mana tepat tempat kediamannya tidak diketahui. Penduduk hanya
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #169 : Bulan Sabit Di Bukit Patah - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1